5 Fokus Pembinaan ASN, Bawaslu Perkuat Kesiapan Pengawasan Tahapan Pemilu
|
Cirebon, Bawaslu Kabupaten Cirebon - Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Widodo Wuryanto, menyampaikan lima fokus pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) pengawas pemilu untuk memperkuat kesiapan menghadapi tahapan pemilu mendatang. Arahan tersebut disampaikan kepada jajaran ASN di Bawaslu Kabupaten Cirebon dalam kegiatan Pembinaan SDM, Jumat (13/2/2026).
Widodo menyebut integritas sebagai fokus pertama pembinaan. “Integritas adalah fondasi utama pengawasan pemilu. Seluruh ASN wajib menjunjung tinggi netralitas, independensi, dan imparsialitas,” ujarnya. Ia meminta ASN menerapkan Kode Etik ASN dan nilai dasar BerAKHLAK serta mencegah konflik kepentingan dalam setiap tugas.
Fokus kedua adalah peningkatan kompetensi teknis dan substantif pengawasan. Widodo meminta ASN memahami regulasi kepemiluan secara komprehensif dan mutakhir. Ia juga meminta penguatan kapasitas dalam penanganan pelanggaran dan sengketa proses serta penyusunan kajian hukum.
“Seluruh ASN harus memahami regulasi dan mampu menyusun kajian hukum secara tepat,” katanya.
Fokus ketiga adalah digitalisasi sistem kerja pengawasan. Widodo meminta ASN mengoptimalkan aplikasi pengawasan dan sistem pelaporan elektronik. Ia juga menekankan peningkatan literasi digital dan keamanan informasi.
“Transformasi digital menjadi instrumen utama peningkatan efektivitas pengawasan,” ujarnya.
Fokus keempat adalah manajemen kinerja dan akuntabilitas. Widodo mewajibkan ASN bekerja berbasis target dan indikator terukur. Ia meminta penyusunan rencana kerja individu selaras dengan rencana kerja kelembagaan serta pelaksanaan evaluasi kinerja secara berkala dan objektif. Ia juga menegaskan penerapan disiplin serta sistem penghargaan dan sanksi dilakukan secara konsisten.
Fokus kelima adalah penguatan koordinasi dan budaya kerja kolaboratif. Widodo meminta peningkatan komunikasi antardivisi serta koordinasi dengan Bawaslu Provinsi Jawa Barat.
Pentingnya Penguatan Kualitas SDM Pengawas Pemilu
Anggota Bawaslu Kabupaten Cirebon, Rudi Hartono, meminta seluruh aparatur menindaklanjuti lima fokus pembinaan yang telah disampaikan dalam kegiatan pembinaan SDM. Rudi menegaskan implementasi kebijakan menjadi bagian penting dalam penguatan kualitas pengawasan.
“Harapan ke depan bisa sama-sama diaplikasikan dalam kerja-kerja nyata,” ujar Rudi.
Rudi juga mengajak ASN meningkatkan kesiapan organisasi dalam menghadapi tahapan pemilu mendatang. Ia menekankan konsistensi kerja dan koordinasi internal menjadi faktor pendukung efektivitas pengawasan.
“Mari tumbuhkan eksistensi kinerja kita untuk menghadapi tahapan pemilu mendatang,” pungkasnya.
Sementara itu, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Cirebon, Ayip Saduloh menyampaikan apresiasi atas pembinaan yang telah diberikan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Barat. Kegiatan tersebut memberikan penguatan arah kerja dan pemahaman teknis bagi seluruh ASN di lingkungan sekretariat.
Ia menegaskan seluruh aparatur berkomitmen menindaklanjuti lima fokus pembinaan dalam pelaksanaan tugas pengawasan. Menurutnya, penguatan integritas, kompetensi, digitalisasi, dan manajemen kinerja akan diterapkan dalam rencana kerja serta pelaporan pengawasan.
“Kami berkomitmen mengimplementasikan arahan ini dalam kerja nyata sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” pungkasnya.
Penulis : Cepi Luki Cepriana
Editor : Maryam Hito
Foto : Moch. Lukman Wahyudi