Bawaslu Kabupaten Cirebon Mengajar Demokrasi dan Kepemiluan di SMK ISDA Babakan, Dorong Pemilih Muda Jadi Pilar Demokrasi
|
Kabupaten Cirebon — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Cirebon melaksanakan kegiatan Bawaslu Mengajar bertema “Pemilih Muda Pilar Demokrasi” di SMK ISDA Babakan, Kabupaten Cirebon, pada Kamis (15/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu Kabupaten Cirebon dalam memperkuat pendidikan demokrasi dan meningkatkan literasi kepemiluan di kalangan generasi muda, khususnya pemilih pemula. Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan mampu memahami hak dan tanggung jawab sebagai warga negara sekaligus berperan aktif dalam menjaga kualitas demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 155 peserta, terdiri atas 5 orang guru dan 150 siswa-siswi dari kompetensi keahlian Manajemen Perkantoran (MP) dan Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Kehadiran para peserta menjadi wujud pentingnya keterlibatan dunia pendidikan dalam membangun kesadaran politik dan demokrasi sejak dini.
Hadir sebagai narasumber, Maryam Hito, selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2HM) sekaligus Anggota Bawaslu Kabupaten Cirebon. Dalam kegiatan tersebut, Maryam didampingi oleh Nurfadilah, Rizqi Agung Pratiwi, dan Drajatulloh selaku staf pelaksana Bawaslu Kabupaten Cirebon.
Meningkatkan Literasi Demokrasi dan Kepemiluan Generasi Muda
Dalam pemaparan materi, peserta memperoleh pemahaman mengenai prinsip-prinsip demokrasi, hak dan kewajiban pemilih, pentingnya partisipasi politik, serta peran strategis pemilih pemula dalam menentukan kualitas penyelenggaraan Pemilu.
Generasi muda tidak hanya diharapkan hadir di tempat pemungutan suara untuk menggunakan hak pilihnya, tetapi juga memiliki kesadaran kritis terhadap berbagai persoalan demokrasi. Pemilih muda perlu memahami pentingnya menentukan pilihan secara mandiri, rasional, dan bertanggung jawab tanpa terpengaruh tekanan maupun praktik-praktik yang dapat mencederai integritas Pemilu.
Selain itu, kegiatan ini menekankan pentingnya kecakapan dalam menerima dan menyaring informasi politik. Di tengah perkembangan teknologi informasi dan media sosial, generasi muda diharapkan mampu mengenali informasi yang tidak benar, menghindari penyebaran hoaks, serta menolak praktik politik uang yang dapat merusak kualitas demokrasi.
Mendorong Pengawasan Partisipatif di Kalangan Pelajar
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi dan sesi tanya jawab antara narasumber dengan peserta. Diskusi tersebut menjadi ruang bagi para siswa untuk memperdalam pemahaman mengenai demokrasi, kepemiluan, serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengawasan Pemilu.
Bawaslu Kabupaten Cirebon mendorong agar para pelajar tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga tumbuh sebagai generasi yang peduli terhadap proses demokrasi. Pengawasan partisipatif menjadi salah satu elemen penting dalam mendorong terwujudnya Pemilu yang demokratis, transparan, dan berintegritas.
Melalui pendidikan demokrasi di lingkungan sekolah, siswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu menyebarluaskan nilai-nilai demokrasi kepada teman sebaya, keluarga, dan masyarakat. Dengan demikian, kesadaran untuk mengawasi jalannya proses demokrasi dapat tumbuh menjadi budaya bersama.
====================
Sinergi Bawaslu dan Dunia Pendidikan
Pelaksanaan kegiatan Pendidikan Demokrasi dan Politik di SMK ISDA Babakan menjadi bagian dari penguatan sinergi antara Bawaslu Kabupaten Cirebon dan lembaga pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi kepada generasi muda.
Pendidikan kepemiluan sejak dini diharapkan mampu membentuk pemilih pemula yang berpengetahuan, kritis, bertanggung jawab, serta berani menolak segala bentuk pelanggaran Pemilu. Para pelajar juga diharapkan dapat mengambil bagian dalam pengawasan partisipatif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Melalui kegiatan Bawaslu Mengajar bertema “Pemilih Muda Pilar Demokrasi”, Bawaslu Kabupaten Cirebon terus mendorong lahirnya generasi muda yang melek demokrasi dan memiliki komitmen untuk menjaga integritas Pemilu.
Dengan keterlibatan aktif generasi muda, demokrasi diharapkan tidak hanya menjadi agenda lima tahunan, tetapi juga menjadi nilai yang hidup dalam keseharian masyarakat.
Bawaslu Kabupaten Cirebon — Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu.
Tim Humas