Bawaslu Kabupaten Cirebon Perkuat Sinergi dengan UIN Siber Syekh Nurjati, Dorong Pengawasan Partisipatif Menuju 2029
|
CIREBON – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Cirebon terus memperkuat kolaborasi strategis dengan dunia akademik melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon. Kegiatan berlangsung di Lantai 2 Gedung Rektorat UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Selasa, (05/05/2026).
Giat dihadiri oleh jajaran pimpinan kedua lembaga.
Ketua Bawaslu Kabupaten Cirebon, Sadaruddin Parapat, S. Pd., SH., hadir bersama Koordinator Divisi Pengawasan, Pencegahan dan Hubungan Masyarakat, Maryam Hito, S.H.I.
Acara diawali dengan sambutan Ketua Senat, Prof. Dr. Dedi Jubaedi, M.Ag., yang menekankan pentingnya kesadaran dan fokus para politikus terhadap kepentingan rakyat dalam dinamika politik.
Dalam sambutannya, Prof. Dedi Jubaedi berharap penandatanganan MoU ini tidak sekadar menjadi dokumen formal, melainkan diwujudkan dalam program nyata yang memiliki arah, tujuan, serta visi dan misi yang jelas. Hal senada disampaikan Wakil Rektor III, Prof. Dr. Hajam, M.Ag., yang menyebut bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting dalam membangun kemitraan dan sinergitas antar lembaga, khususnya dalam memperkuat demokrasi.
“Bawaslu memiliki peran yang sangat penting dan mulia dalam menjaga dinamika politik serta menegakkan nilai-nilai demokrasi,” ujar Prof. Hajam. Ia juga mengutip tokoh nasional Idham Chalid bahwa untuk mewujudkan demokrasi yang baik, diperlukan proses pembelajaran yang panjang dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor II, Prof. Dr. Jamali, M.Ag., civitas akademika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, serta jajaran staf pelaksana Bawaslu Kabupaten Cirebon.
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Cirebon, Sadaruddin Parapat, menyampaikan apresiasi kepada pihak rektorat UIN Siber Syekh Nurjati atas terjalinnya kerja sama ini. Ia menegaskan bahwa salah satu program strategis Bawaslu adalah “Bawaslu Mengajar” yang menyasar pelajar tingkat SMP dan SMA.
“Target kami, pada tahun 2029 para pelajar ini akan menjadi pemilih pemula sekaligus pengawas partisipatif. Oleh karena itu, penting untuk menanamkan kesadaran demokrasi sejak dini, termasuk bahaya laten praktik politik uang,” tegas Sadaruddin.
Lebih lanjut, ia berharap mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati dapat berkontribusi secara nyata, minimal menjadi delegasi kampus dan pengawas partisipatif sesuai dengan kapasitas dan peran masing-masing.
Menutup rangkaian sambutan, Prof. Dedi Jubaedi kembali menambahkan pesan penting dalam konteks pendidikan karakter melalui program Bawaslu Mengajar. Ia mengingatkan pentingnya membangun ketahanan mental generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh luka batin, seperti perasaan ditolak, diabaikan, direndahkan, dikhianati, dan diperlakukan tidak adil.
“Obatnya hanya satu, yaitu belajar memaafkan dan mengikhlaskan,” pesannya.
Acara dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan MoU antara Ketua Bawaslu Kabupaten Cirebon, Sadaruddin Parapat, dan Wakil Rektor III UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Hajam, M.Ag.
Sebagai penutup, kedua belah pihak saling bertukar cinderamata sebagai simbol kerja sama yang diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi penguatan demokrasi di Kabupaten Cirebon.
Penulis : Drajatulloh
Editor : Maryam Hito
Humas Bawaslu Kabupaten Cirebon